Sejarah Rohis Smanja (SMAN 1 Jawilan)
ROHIS (Rohani Islam) merupakan salah satu organisasi yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah SMAN 1 Jawilan. Artikel ini disusun untuk mendokumentasikan awal berdirinya organisasi tersebut beserta perkembangan dan kontribusinya dalam membina karakter serta nilai-nilai keislaman di lingkungan sekolah.
SMAN 1 Jawilan sendiri berdiri pada tahun 1996 dan berlokasi di Desa Jawilan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Awal Mula Berdirinya Rohis
Cikal bakal berdirinya ROHIS di SMAN 1 Jawilan dimulai pada tahun 1997. Berawal dari keinginan salah seorang guru, yaitu Pak Budi, untuk menjalin kedekatan dengan para muridnya melalui kegiatan belajar bersama di luar jam pelajaran.
Sebagai guru Matematika, Pak Budi mengajak beberapa murid untuk belajar matematika sepulang sekolah. Seiring berjalannya waktu, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pelajaran matematika, tetapi juga berkembang menjadi kajian keislaman.
Dari sinilah Pak Budi beranggapan bahwa membentuk siswa yang cerdas saja tidaklah cukup. Selain memiliki prestasi akademik, seorang pelajar juga perlu memiliki akhlak yang mulia serta akidah yang lurus, tanpa tercampur oleh praktik-praktik yang bertentangan dengan ajaran Islam, seperti mempercayai dukun, benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib, maupun bentuk-bentuk kesyirikan lainnya.
Oleh karena itu, meskipun beliau mengajar mata pelajaran Matematika, Pak Budi senantiasa menyisipkan nilai-nilai keislaman dalam setiap kesempatan membimbing para muridnya.
Kegiatan Ta'lim dan Berdirinya RISMU
Sebagai sekolah negeri, porsi pembelajaran agama Islam pada saat itu masih terbatas. Atas dasar itulah Pak Budi menggagas kegiatan ta'lim pekanan sebagai wadah untuk menambah wawasan keislaman para siswa. Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh OSIS Bidang Keagamaan dan rutin dilaksanakan setiap minggu sejak tahun 1997.
Perkembangan kegiatan ini akhirnya melahirkan sebuah organisasi bernama RISMU (Remaja Islam SMU) yang resmi dibentuk pada tahun 1999. Abdul Latif dipercaya sebagai ketua pertama, sekaligus menjabat sebagai Koordinator Bidang Keagamaan OSIS. Sementara itu, Pak Budi bertindak sebagai pembina organisasi.
Sejak resmi berdiri, RISMU aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan, kegiatan sosial, serta berbagai aktivitas positif lainnya bagi warga sekolah.
Perkembangan Organisasi
Pada masa itu, sebagian guru perempuan dan siswi muslim di SMAN 1 Jawilan belum mengenakan jilbab. Oleh karena itu, salah satu fokus perjuangan pengurus RISMU adalah mendorong penerapan penggunaan jilbab bagi seluruh warga muslimah di sekolah.
Tahun 2000 menjadi momentum penting dalam perjalanan organisasi. Bertepatan dengan masa regenerasi kepengurusan organisasi dan ekstrakurikuler di sekolah, RISMU memiliki harapan agar anggotanya dapat berperan aktif di berbagai organisasi, seperti OSIS, Pramuka, PMR, Teater, Mading, Basket, Futsal, Sepak Bola, dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Tujuannya adalah agar nilai-nilai keislaman dapat diterapkan melalui setiap organisasi yang ada di sekolah.
Pada tahun yang sama terjadi pergantian kepengurusan. Abdul Latif digantikan oleh Ajiji sebagai ketua RISMU. Sementara itu, pembina organisasi juga berganti dari Pak Budi Mulyono, S.Pd. kepada Drs. Rahmat Urip.
ROHIS kemudian menjadi salah satu organisasi yang memiliki pengaruh besar di SMAN 1 Jawilan. Banyak pengurusnya dipercaya menjadi ketua berbagai organisasi dan ekstrakurikuler, termasuk Ketua OSIS. Seiring berjalannya waktu, upaya yang dilakukan pengurus RISMU membuahkan hasil dengan diterapkannya penggunaan jilbab bagi seluruh warga muslimah di sekolah.
Perubahan Nama Menjadi RISMANJA
![]() |
| LOGO/Lambang ROHIS SMAN 1 JAWILAN Facebook : Rohis.smanja.serang Twitter : @rismanja Instagram : @rohissmanjaserang |
Pada tahun 2006, RISMU resmi berganti nama menjadi RISMANJA (Remaja Islam SMAN 1 Jawilan). Meskipun tidak menggunakan nama "ROHIS", organisasi ini tetap menjadi wadah pembinaan keislaman bagi siswa-siswi muslim di SMAN 1 Jawilan.
Bagi seluruh anggotanya, RISMANJA tetap merupakan ROHIS yang melanjutkan semangat dakwah, pembinaan akhlak, serta pengembangan karakter Islami di lingkungan sekolah.
