Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

02 Oktober 2017

Kata Kata Bijak Ustadz Abdul Somad


Kata Kata Bijak Ustadz Abdul Somad    
Kata Kata Bijak Ustadz Abdul Somad - Ustadz Abdul Somad, Lc., MA adalah seorang Ulama asal Pekanbaru, Riau yang sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu Hadits dan Ilmu Fiqih. Selain itu, ia juga banyak membahas mengenai nasionalisme dan berbagai masalah kekinian yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Namanya dikenal publik karena Ilmu dan kelugasannya dalam memberikan penjelasan dalam menyampaikan dakwah yang disiarkan melalui saluran Youtube. Berikut adalah kumpulan quotes dari Ustadz Abdul Somad.

Kata Kata Bijak Ustadz Abdul Somad

Hidup ini seperti Bahtera di lautan. Di atas ada ombak kencang yang akan menghadang. Dari bawah ada batu karang yang besar. Tak ada yang bisa menguatkan hidup ini, kecuali Allah Ta'ala.

Syukurilah semua yang diberikan Alllah SWT. Jika kau masih hidup bersyukurlah masih melakukan amal saleh. Jika kau mati tetap bersyukurlah, setidaknya dosamu tidak semakin bertambah.

Ketika engkau susah di dunia ini. Sabarlah, karena ia hanya sementara. Ketika engkau diberi kesenangan di dunia ini jangan bangga dan sombong karen ia juga hanya sementara.

Kita tidak perlu satu organisasi, satu sekolah ataupun satu guru, kita beteman di satu titik, Mukhlisin Nalahudin. Mudah-mudahan titik itulah yang mempertemukan kita

Jika mencari kawan tak bercacat, selamanya kita takkan berkawan. Jika mencari pasangan yang sempurna, selamanya kita takkan berpasangan.

Hari ini kita boleh kalah dalam segala hal, tapi tanamkan pada anak anak kita bahwa 10 atau 20 tahun lagi mereka akan memimpin negeri ini dengan cara yang Allah ridhai. 

Kalau dengan memiliki motor dan mobil bertambah ketaatan kita kepada Allah, maka itu adalah rezeki. Tapi kalau dengan kendaraan itu menjauhkan diri dari Allah, dipakai untuk pergi ke tempat maksiat, maka itu adalah laknat dan azab. Hati hati.

Kebahagiaan seorang guru ialah ketika melihat muridnya sukses dunia dan akhirat

Bahagia itu terletak pada syukur. Siapa yang bersyukur kepada Allah, maka dialah orang yang paling bahagia.

Apapun yang terjadi, Islam akan tetap ditolong Allah. Yang menjadi masalah adalah, apa yang telah dan akan kita lakukan untuk Islam, demi untuk menolong diri kita di dunia dan akhirat nanti? Jangan jawab dengan lidah, karena lidah terlalu mudah untuk berkata-kata. Tapi, jawablah dengan perbuatan.

Jangan batasi ibadah hanya ketika di Masjid. Ada yang menganggap beramal itu hanya ketika duduk di Masjid, shalat, zikir dan membaca Al-Quran. Jangan lupa, bekerja dari jam 8 pagi sampai 4 sore, ditambah lagi apabila lembur itu juga adalah amal. Karena, bekerja mencari nafkah yang halal untuk keluarga di rumah adalah ibadah, bernilai pahala di hadapan Allah Ta'ala. Maka, kalau dipahami bahwa bekerja adalah amal ibadah, tidak akan ada pegawai yang main "game online" saat jam kantor, tidak akan ada pedagang yang memainkan timbangan, tidak akan ada karyawan yang curang dalam laporan tugasnya.

Kalau engkau sudah menikah maka pandanglah saudaramu yang belum menikah, maka akan timbul rasa syukur.

Wujud syukur yang sederhana ialah mengucap Syukur "Alhamdulillahirobbil 'alamin. Segala Puji hanya bagi Allah" . Namun sesungguhnya Hakikat dari Rasa Syukur itu adalah memastikan setiap tarikkan nafas kita senantiasa dalam "ketaatan" kepada Allah Ta'ala.

Berkawan karena harta, harta akan binasa. Berkawan karna kuasa, kuasa tak akan lama, paling 5 tahun kalau tak di tangkap KPK. Tapi, kalau berkawan karena Allah maka akan kekal abadi

Dunia ini hanya setetes air. Kalau kau tak dapat jangan sedih, karena yang kau tak dapat hanya setetes. Dan kalau kau dapat, jangan bangga, karena yang kau dapat hanya setetes

Ketika terasa diri ini hampa, tak ada apa-apa, bagai butiran debu di tengah samudera keagungan Allah. Saat itulah rahmat Allah turun meyentuh rasa yang dapat diwakili kata

Air selalu mengalir, dia tidak bisa ditahan. Ketika dia ditahan, maka dia akan menjadi sebuah perlawanan yang besar. Air nampak lemah, ketika dia sedikit. tapi, ketika dia sudah berkumpul maka menjadi besar, dia menjadi kekuatan yang luar biasa. Belajrlah dari air.

Keberanian tidak mempercepat kematian, dan ketakutan tak dapat mengelakkan dari kematian. Kita pasti mati, tapi mati dalam keadaan apa? Pilihan ada di tangan kita.

25 November 2016

Kultwit Ust Felix Siauw Tentang Percaya

1. Tentang Percaya | Karena percaya kita meminjamkan uang pada orang lain, karena percaya kita menitipkan harta kepada orang lain,

2. Dalam Islam kepercayaan itu utama, karenanya Nabi Muhammad dikenal sebab dia dipercaya,

Kultwit Ust Felix Siauw Tentang Percaya

3. Rasulullah Muhammad digelari al-amin, yang lisan, amalannya sesuai dan bisa dipertanggungjawabkan

08 November 2016

5 Gubernur Indonesia yang Hafal Al Quran (Hafiz)

Memegang amanah sebagai kepala daerah adalah bukan hal yang mudah. Seorang kepala daerah atau gubernur harus memiliki ilmu dan kemampuan yang mumpuni dalam memimpin. Selain itu, akan lebih baik lagi jika seorang pemimpin tidak hanya mengandalkan kecerdasan intelektual saja tapi juga moral dan spiritual. Memiliki ketataan yang luar biasa kepada Tuhan-Nya dan bekerja keras lillahi ta'ala agar rakyatnya sejahtera, bukan bekerja demi meraih popularitas media semata.

Di negara Indonesia yang kita cintai ini, ada beberapa kepala daerah yang selain memiliki prestasi di provinsi yang ia pimpin, tapi hebatnya juga mereka ternyata adalah seorang penghafal quran ( hafiz ). Pemimpin yang seperti itulah yang patut kita teladani. Al-quran saja mereka cintai, apalagi rakyatnya. Betul apa betul? Adapun sosok-sosok Gubernur yang juga seorang hafiz quran adalah sebagai berikut.

5 Gubernur Indonesia yang Hafal Al Quran (Hafiz)

1. Dr. H. Achmad Heryawan, Lc., M.Si (Gubernur Jawa Barat)

Bapak Gubernur yang sering di sapa Aher ini telah menjabat selama dua periode hingga tahun 2018 setelah memenangi pemilihan umum Gubernur Jawa Barat tahun 2013. Melalui persinggungannya dengan pergerakan tarbiah, ia menunjukan perhatiannya dalam politik. Ia bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terpilih sebagai anggota parlemen DKI Jakarta dua periode sejak 1999. Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2008 mengantarnya sebagai Gubernur Jawa Barat.

Selaku kepala daerah, ia mendapat sejumlah penghargaan dari negara. Enam tahun kepemimpinan Aher ditandai dengan sedikitnya 150 penghargaan dari pemerintah yang diraih pemerintah provinsi Jawa Barat. Pada tahun 2015, Jawa Barat di bawah pemerintahan Ahmad Heryawan berhasil meraih penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara untuk yang kelima kalinya.

2. H. Gatot Pujo Nugroho, A.Md., S.T., M.Si (Gubernur Sumatera Utara)

Pak Gatot menjadi Gubernur sejak 14 Maret 2013. Sebelumnya, ia merupakan Plt. Gubernur Sumatera Utara sejak 2011 hingga 2013 menggantikan Syamsul Arifin yang terjerat kasus korupsi. Gatot yang adalah politikus PKS ini, berduet dengan Syamsul Arifin pada Pemilukada Sumatera Utara 2008 dengan tagline Syampurno.

Dalam Pilkada Sumut 2013, ia maju dan menggandeng Bupati Serdang Bedagai, H.T. Erry Nuradi sebagai wakilnya. Sesuai hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan nomor urut 5 yang membawa tagline Ganteng ini memenangkan pilkada satu putaran di angka 32,05%.

3. Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Spsi, Msc (Gubernur Sumatera Barat)

Ia memulai jabatan sebagai Gubernur Sumatera Barat periode kedua pada 12 Februari 2016 setelah memenangkan pemilihan Gubernur Sumatera Barat. Sebelumnya, ia duduk di Dewan Perwakilan Rakyat tiga periode sejak 1999 dari Partai Keadilan Sejahtera. Ia dikenal sebagai pendiri Yayasan Pendidikan Adzkia, tetap mengajar dan menunaikan dakwah sepanjang kariernya.

Datang dari keluarga Minangkabau, Irwan menjalani pendidikan menengah di Padang. Ia mengenal tarbiah dan terjun sebagai aktivis dakwah saat berkampus di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia pada 1982. Setelah meninggalkan status mahasiswa pada 1988, ia kembali ke Padang mendirikan Yayasan Pendidikan Adzkia. Ia sempat mengambil pekerjaan paruh waktu di bagian HRD (Human Resource Development) berbagai perusahan pemerintah dan dosen psikologi industri. Seiring pengukuhan Partai Keadilan pada 20 Juli 1998, Irwan membentuk dan mengetuai perwakilan PK di Malaysia. PK mengantar Irwan duduk di parlemen hasil pemilihan umum 1999; Irwan terus terpilih untuk dua periode berikutnya. Setelah menyelesaikan pendidikan doktor, ia berbagi tugas sebagai guru besar bidang pengembangan SDM dan tetap berdakwah.

Selaku kepala daerah, ia mendapat sejumlah penghargaan dari negara. Empat tahun kepemimpinan Irwan ditandai dengan sedikitnya 137 penghargaan dari pemerintah yang diraih Sumatera Barat. Selama duduk di parlemen, ia mencurahkan pandangannya dalam penyusunan sejumlah RUU, termasuk penggunaan sumber energi alternatif panas bumi. Ia dicatat karena kemampuan melobi dan pernah menolak permintaan untuk menjadi menteri.

4. K.H. Abdul Ghani Kasuba, Lc ( Gubernur Maluku Utara)

Ia di lantik menjadi Gubernur sejak tahun 2014 didampingi Muhammad Natsir thaib. Sebelumnya, Abdul Gani Kasuba merupakan wakil gubernur dan juga pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI dari dapil Maluku Utara dari Fraksi PKS. Pendidikan dari tingkat SD sampai dengan SMA diselesaikan di Palu, Sulawesi Tengah, sedangkan tingkat sarjana diselesaikan di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi.

5. Dr. K.H. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A (Gubernur Nusa Tenggara Barat)

Bapak Gubernur yang akrab di sapa Tuan Guru Bajang adalah Gubernur Nusa Tenggara Barat 2 periode, masa jabatan 2008-2013 dan 2013-2018. Di nobatkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Gubernur Termuda di Indonesia. Ia juga menerima Lencana Ksatria Bhakti Husada Arutala yang merupakan penghargaan atas jasanya dalam bidang kesehatan dan dirinya menerima beberapa prestasi membanggakan lainnya.

Nah, semoga kelima sosok gubernur di atas bisa menginspirasi kita semua untuk senantiasa mencintai Al-Qur'an. Lebih bagus lagi apabila dapat menghafalnya, atau minimal rutin membacanya, mempelajari dan  memengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.

29 Oktober 2016

Salah Kaprah Tentang Kebahagiaan oleh Ust Felix Siauw


Berbicara tentang kebahagiaan, banyak orang salah kaprah tentang kebahagiaan. Salah kaprah yang pertama, orang menganggap bahwa kebahagiaan itu ada urusannya dengan materi padahal tidak ada sama sekali. Kadang-kadang orang tua kita pun, atau kita kita sendiri sebagai orang tua suka salah kaprah. "Dik belajar yang benar ya dan besok jadi orang sukses" Itu kata orang tuanya.

Maksud dari sukses itu apa sih? Kaya? Gajinya dua digit, bisa ngajak orang tuanya berlibur ke luar negeri, puya rumah dan mobil bagus. Tapi pernah tidak orang tua bilang ke anaknya "Dik belajar yang baik biar nanti bisa sukses, nganterin ibu-bapakmu ke surganya Allah" Apakah ada orang tua yang berkata seperti itu? 

Salah Kaprah Tentang Kebahagiaan oleh Ust Felix Siauw

Bahkan kalau ada anaknya berkata "Mah aku pengen pergi ke pesantren". Lalu orang tuanya malah menjawab "Ngapain pergi ke pesantren. lah kamu kan pinter" Seolah-olah orang yang pergi ke pesantren itu orang-orang yang sudah nggak pinter, yang udah hancur. "Ngapain jadi ustadz, hidupmu giamana nanti?"

Seolah-olah sukses itu hanya urusan dunia. Ketika melihat orang yang keluar dari mobil BMW dengan orang yang keluar dari Beca, maka orang-orang akan menganggap bahwa yang lebih mulia adalah orang yang keluar dari mobil BMW. Selalu begitu.

Sukses selalu dihubungkan dengan dunia, tidak ada urusannya dengan kebahagiaan. Contohnya begini, kemarin sekitar tahun 2006 atau 2004 ada kabar bahwa ada seorang direktur perusahaan mobil hyundai mati bunuh diri dengan cara meloncat dari lantai 33. Padahal kita lihat dia memiliki uang, istri, anak, rumah serta kendaraan. Berarti orang yang memiliki banyak uang belum tentu bahagia, bisa jadi kita yang tidak punya uang justru lebih bahagia daripada orang yang punya banyak uang.

Ada orang yang waktu mudanya tidak punya uang, ketika ingin makan makanan apapun dia tidak jadi karena tidak punya uang. Setelah dia sudah punya uang, dia bisa membeli makanan apapun tetapi dia tidak boleh makan sembarangan karena kolestrol, asam urat, darah tinggi dan sebagainya. Pas nggak punya duit pengen makan tidak bisa membelinya, setelah punya duit pengen makan tapi tidak bisa makan. Nah, bisa jadi kita yang kere-kere ini lebih bahagia karena tidak dipusingkan dengan kolestrol ataupun diabetes.

Kebahagiaan tidak ada hubungannya dengan materi, orang yang beli kasur tapi belum tentu bisa tidur. Jadi, kebahagiaan tidak ada dalam permasalahan materi. Itu permasalahan yang pertama. Kesalahan kedua, orang salah kaprah bahwa kebahgiaan itu bisa dicapai dengan cara bermaksiat kepada Allah SWT.

Maka kita tegaskan di dalam islam itu sederhana. Rasul katakan orang yang beriman itu ajaib karena seluruh perkara baginya adalah baik. Kalau dia dapat kesulitan dia bersabar. Kalau dia mendapatkan kemudahan dia bersukur. Dan kata rasulullah itu hanya ada pada orang yang beriman. Kalau orang-orang indonesia kira-kira begitu tidak? Dikasih hujan mengeluh, dikasih kemarau juga mengeluh. Ini semua terjadi karena ada masalah dalam keimanan dan ketaatannya.

25 Oktober 2016

Aa Gym: Cara Menghadapi Orang yang Membenci Kita


Aa Gym: Cara Menghadapi Orang yang Membenci Kita

Tips dari Ustadz Aa Gym berikut ini awalnya saya dapatkan ketika beliau menjadi bintang tamu di acara talk show yang dipandu oleh Deddy Corbuzier dan Chika Jessica. Dalam acara tersebut, Aa Gym menjelaskan tentang bagaimana cara mengahadapi haters atau cara menyikapi orang-orang yang menaruh rasa benci terhadap diri kita.

Karena apa yang telah disampaikan oleh Ust Aa Gym ini sangat bermanfaat. Apa lagi dengan gaya ceramahnya yang jujur, halus dan rendah hati serta mudah dimengerti. Membuat saya ingin membagikannya di blog ini. 


Cara Mengahadapi Orang yang Membenci Kita (Haters)

Berawal dari Pertanyaan Chika: "Aa punya haters nggak di instagram, di sosmednya Aa Gym?"

Jawaban Ustadz Aa Gym :

Nggak tau, karena yang paling penting kita (berbuat) nulis yang terbaik. Apapun yang dikatakan orang itu adalah bagian dari dirinya sendiri. Tidak menjadi ancaman bagi kita. Ancaman bagi kita adalah keburukan kita sendiri. Dan tidak ada pengaruhnya, orang mau berkata apapun karena nasib kita tidak ditentukan oleh tulisan orang, oleh mulut orang. Hakekatnya Allah yang menentukan takdir. 

Justru Orang yang berkata jelek itu adalah:
  • (Satu) Ladang bagi kita untuk bersyukur, bukan kita yang berkata jelek. 
  • (Dua) Orang yang bersikap jelek ke kita adalah ladang agar kita tidak melakukan hal yang sama. Jadi kalau ada orang yang berkata buruk, berbuat buruk, ini pelajaran dari Allah agar kita tidak melakukan hal seperti itu. 
  • (Tiga) Ladang untuk kita bisa memafkan dan mendoakan kebaikan, karena kasihan kalau haters seumur-umur begitu, pasti dia menderita. Orang yang pikirannya buruk, yang kata-katanya buruk dia sengsara, sedangkan dia juga makhluk sama seperti kita, jadi doakan saja kebaikan. Nggak ada ruginya ada haters, yang rugi itu kalau kita yang jadi haters
Jadi, mustahil (kalau) semua orang suka kepada kita.  Tapi orang-orang yang tidak suka kepada kita bisa jadi merupakan aset bagi kita karena mereka siang malam memikirkan kekurangan kita, sedangkan kita hampir tidak punya waktu untuk memikirkan kekurangan kita karena terlalu banyak pengenya dipuji orang. Nah dia sampai tidak tidur memikirkan kita, kemana-mana ngomongin kejelekan kita. Bukankah ini rezeki karena yang mengancam kita adalah keburukan kita. 

Kayak gini nih duduk begini, disana ada ular bahaya, di sana ada makanan yang enak, mana yang paling kita fokus? Makanan yang enak atau ular yang berbahaya? Tentu Ular.

Berarti yang paling penting bagi kita adalah yang membahayakan kita. Nah siapa yang paling membahayakan kita? Keburukan orang lain atau keburukan kita sendiri? Tentu keburukan kita sendiri. Ya udah, kenapa kita (harus) cape-cape mikirin keburukan orang lain.

Jadi, kalau kita ini tidak mau dipenjara oleh keburukan orang. Kita jangan mau diatur oleh keburukan orang kepada kita. Kalau orang ngomong jelek, kita ngomong jelek, orang menghina, kita menghina, orang lain melotot, kita melotot, berarti kita udah nggak punya prinsip apapun dalam hidup ini. Selain ikut-ikutan kepada kejelekan orang. Mau apa sekolah tinggi-tinggi kalau bisanya cuma niru kejelekan orang. Kita sekolah, kita belajar agama agar jelas kita itu harus bersikap benar. Orang memilih sikap jelek, kita kan bisa memilih sikap yang baik. 

“Makannya dengar tuh kata Aa, buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau aslinya buruk. Ya sudah nggak usah sekolah kamu” Ucap Deddy ke Chika.

“Bukan tidak usah sekolah” Ucap Aa Gym, menepis ucapan Deddy.

Sekolah itu harus tinggi-setinggi mungkin, tapi ingat bahwa kemuliaan bukan datang dari gelar tapi dari perilakunya. Di kita tuh sekolah banyak, yang sarjana banyak, juga lebih dari itu banyak. Tapi akan lebih bagus lagi kalau semua ini menjadi teladan-teladan kebaikan bagi masyarakat. Kita ini krisis keteladanan. 

Nah, itulah Tips dari Aa Gym tentang Cara Menghadapi Orang yang Membenci Kita. Semoga apa yang telah beliau sampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. 

01 Oktober 2016

Salim A Fillah Quotes Pernikahan

 Salim A Fillah Quotes Pernikahan



Pernikahan merupakan sunnah Rasul yang sangat dianjurkan. Pernikahan adalah peristiwa suci yang menyatukan dua insan sekaligus memperat silaturahim diantara keluarga mempelai laki-laki dan perempuan. Banyak manfaat yang bisa di dapatkan dalam sebuah pernikahan, diantaranya adalah menjauhkan diri dari perbuatan zina. 


Untuk menambah wawasan dan inspirasi seputar pernikahan, saya telah menuliskan kumpulan kata-kata mutiara pernikahan yang dikutip oleh ustadz Salim A Fillah. Semoga kata-kata yang dikutip oleh beliau ini dapat bermanfaat.

Salim A Fillah Quotes Pernikahan

Nikmat berbuka; betapa sempurna bagi yang sungguh berpuasa, juga pernikahan yang suci sebelum akadnya,  dan  surga setelah berketaatan di dunia

Menikah bukan mencari bahagia, tapi untuk beribadah. Bahagia hanyalah makmum dari ibadah dan berkah dalam sebuah pernikahan.

Bagi kesempurnaan pernikahan, yang diminta Fiqih bukan hanya kesamaan agama saja, melainkan juga adalah kesetaraan dalam beragama.

Aku heran ada pemuda mengeluhkan kefakiran; sedang Allah menjanjikan kecukupan dalam pernikahan

Maka setiap kali hati tumbuh rasa cinta dan ketertarikan, maka pertama kali yang di pikirkan akal adalah pernikahan bukan yang lain!

Orang suci, menjaga kesuciannya dengan pernikahan, menjaga pernikahannya dengan kesucian

Dalam islam tidak ada istilah pernikahan dini dan telat menikah, semua adalah takdir ilahi yang telah dituliskan berjuta-juta tahun yang lalu 

Pernikahan adalah ta'aruf sepanjang waktu 

Selama perjalanan menuju pernikahan, tak ada bekal yang lebih penting untuk engkau persiapkan melebehi niat dan ilmu 

Menjaga kesucian dengan pernikahan, menjaga pernikahan denga kesucian, dalam menempatkan sebuah cinta 

Di antara undangan nan paling berhak dipenuhi; undangan pernikahan. Moga Allah kurniakan daya dan kekuatan pada kami tuk menghadiri:

Adalah niscaya bagi kita memasuki pernikahan dengan komitmen iman. Dengan asmaNya kita melepas sauh hingga di surga kelak berlabuh

Pernikahan merupakan ikatan terdalam, terkuat dan terlanggeng yang memadu dua sosok; meliputi interaksi paling luas antara dua pribadi.

Adalah niscaya bagi kita memasuki pernikahan dengan komitmen iman. Dengan asmaNya kita melepas sauh hingga di surga kelak berlabuh.

Mereka yang insyaallah bisa melalui kehidupan pernikahan yang penuh tantangan adalah mereka yang berfokus pada “Why” & “How”.

Banyak pernikahan bermasalah bukan karena kurangnya cinta; melainkan kurangnya ilmu untuk mencintai;

Bukan sibuk pada siapa kita menikah, tapi sibukkan agar keadaan keimanan kita baik menuju pernikahan

Meski cinta telah datang, membawa sejuta bunga dalam hidup kita, pembuktiannya bukan saat jatuh cinta. Tapi nanti, di pernikahan

Pernikahan kita harus hadir sebagai penguat kebajikan masyarakat, bukan beban atau pelengkap derita

Orang menikah muda itu bisa merasakan masa pernikahan tua, sedangkn orang mnikah agak tua tidak bisa merasakan masa pernikahan muda.

Mari segerakanlah pernikahan, sekaligus mari didikkan kedewasaan,  dan mari tegakkan bakti setinggi-tingginya pada Ayah-Bunda

Pernikahan yang diniatkan ibadah yakni pernikahan yang berusaha meraih ridho Alloh

Pernikahan untuk 1. Menjaga kesucian diri, 2.Mampu membangun ikatan, 3. Merasakan kecenderungan, 4. Merasakan ketentraman

Pernikahan laksana semilir angin pagi, yang menyapa bening embun di rumpun-rumpun padi. 

Celakalah orang sebelumku yang tak pernah mengisahkan indahnya pernikahan hingga akupun menunda dan terlambat jadinya.

Lalu nurani-nurani terketuk kan bersama kami; menjaga kesucian dengan pernikahan, membangun rumah tangga berkah, dan mewarisi pemakmuran bumi.

Jodoh tetap misteri. Syukuri ketidak tahuan itu denga merencanakan dan mengupayakan yang terbaik menuju pernikahan suci di dunia nan fana.

Allah, damaikan hati yang sedang menanti akad suci dengan keyakinan, Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan

Jangan pernah memandang pernikahan sebagai buah yanag akan kita petik dan rehat yang akan kita lakukan atas dakwah kita selama ini.

Konsep Kufu dalam pernikahan ditegakkan dengan tujuan memberikan keamanan, kemaslahatan, dan kenyamanan dalam pernikahan

23 September 2016

7 Cara Menjaga Diri Agar Tidak Pacaran

Pacaran adalah sesuatu yang sulit dipisahkan dari kehidupan para remaja atau anak muda. Pacaran juga sudah dianggap lumrah di masyarakat kita. Maka jenis hubungan seperti ini dianggap sah-sah saja untuk dilakukan. Padahal dari situlah akan muncul masalah baru. Ada saja yang pada akhirnya melakukan perbuatan layaknya suami istri padahal belum diikat dalam pernikahan.

Jika sahabat ingin memutuskan untuk tidak pacaran, tentu itu adalah pilihan yang tepat. Karena menikah belum siap, maka tak ada pilihan lain selain menjomblo. Di sinilah tantangannya. Ketika memutuskan untuk tidak pacaran kita akan dihadapkan dengan godaan yang begitu berat. Namun, itu semua bisa kita hadapi jika kita punya keinginan yang kuat dan diiringi dengan tindakan yang sungguh-sungguh.

Berikut adalah 7 Cara Menjaga Diri Agar Tidak Pacaran.

7 Cara Menjaga Diri Agar Tidak Pacaran

1. Niat dan Berdoa

Segala amal perbuatan tergantung pada niatnya. Begitu pula jika kita ingin memutuskan untuk tidak pacaran. Silakan niatkan dalam hati hanya karena Allah ta'ala bahwa sahabat tidak akan pacaran lagi. Setelah menanamkan niat dalam-dalam, selanjutnya adalah berdoa. Minta dan mohonlah kepada Allah supaya dijauhkan dari segala maksiat, zina dan nafsu sesaat ingin pacaran.
2. Pahami Bahwa Pacaran Itu Banyak Negatifnya

Jika sahabat masih punya keinginan untuk punya pacar. Coba pertimbangkan kembali. Pacaran itu hanya buang-buang waktu saja, menghabiskan harta orang tua dan yang paling ditakutkan adalah apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Sahabat paham kan apa yang saya maksud. Sahabat akan menanggung rasa malu yang luar biasa apabila melakukan hal itu. Pendidikan akan berhenti dan masa depan bisa berantakan.

3. Menjaga Pandangan

Jatuh Cinta adalah sebuah proses yang berawal dari pandangan lalu turun ke hati. Benar apa tidak? Jadi, agar sahabat tidak terjerumus pada hubungan pacaran, usahakan untuk menjaga pandangan dan tidak menyimpan perasaan yang terlalu dalam kepada seseorang. Apalagi sampai memikirkan orang tersebut siang dan malam. Ketika makan ingat dia, mau tidur juga ingat dia. Tanamkan saja dalam hati kalau memang berjodoh pasti akan dipertemukan. Tapi ingat, jangan terlalu berharap juga. 

4. Baca Buku Tentang Pacaran dalam Islam

Untuk menambah pengetahuan tentang pacaran menurut pandangan agama islam, saya merekomendasikan agar sahabat membaca buku yang berjudul Udah Putusin Aja karya Ustadz Felix siauw, Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan karya Ust. Salim A fillah, Halaqah Cinta karya Arif Rahman Lubis, Indonesia Tanpa Pacaran, Ku Tinggalkan dia Karena Dia, dan buku sejenis lainnya. Buku-buku yang saya sebutkan itu khususnya yang berjudul Udah Putusin Aja!, sudah berhasil membuat anak muda sadar dan mantap untuk tidak pacaran.

7 Cara Menjaga Diri Agar Tidak Pacaran

5. Memilki Sahabat yang Tidak Pacaran

Milikilah sahabat yang mempunyai motivasi kuat untuk tidak pacaran. Tentu kita boleh bergaul dengan siapa saja, tapi dalam memilih seorang sahabat hendaknya pilihlah orang yang memiliki satu visi denganmu. Yaitu yang sama-sama menahan diri untuk tidak pacaran. Sehingga kalian bisa saling mengingatkan satu sama lain.

6. Ikut Mentoring

Mengikuti sebuah mentoring juga dapat menambah motivasi kamu untuk berhenti pacaran. Dalam sebuah mentoring kamu akan diarahkan oleh sang mentor bagaimana menjalani hidup yang penuh tantangan ini. Salah satunya adalah tantangan untuk tidak pacaran. Mentoring yang saya maksud di sini adalah bimbingan kerohanian atau kajian agama yang ada di sekolah-sekolah (Rohis/Rohani Islam), Kampus (LDK, KAMMI) dan umum. Ayo ikut mentoring!  

7. Follow Akun Sosial Media Cinta Islami

Mungkin ada yang beranggapan ini tidak penting. Tapi menurut saya ini penting juga, khusunya bagi sahabat yang aktif di sosial media contohnya instagram. Daripada baper-baperan terus tergoda pacaran karena sering melihat foto teman yang bermesraan dengan pacarnya di sosial media. Lebih baik perbanyak follow akun-akun islami yang selalu mengingatkan dan memberi motivasi anak muda untuk tidak pacaran. Akun sosial media yang bisa kamu follow adalah @IndonesiaTanpaPacaran, @JombloMulia, @TausiyahCinta, dan lainnya. Dengan mengikuti akun sosial media tersebut hari-harimu akan di warnai dengan indahnya hidup tanpa pacaran.

Tambahan: Sibukkanlah diri dengan hal-hal yang bermanfaat. Seperti belajar, mengaji, dan beribadah. Mengasah kemampuan/skill, menyalurkan hobi dan lainnya. Kalau kita sibuk, maka tidak akan ada waktu untuk pacaran. 
Nah, demikianlah 7 Cara Menjaga Diri Agar Tidak Pacaran. Semoga niat mulia sahabat untuk tidak pacaran senantiasa diberikan keistiqomahan hingga Allah ta'ala berikan pasangan terbaik dalam hubungan yang ridhoi-Nya.

Sungguh, "Ada hadiah yang hebat bagi orang-orang yang sabar." ~ Tere Liye  

Semoga bermanfaat.