16 September 2014

5 Penulis Novel Islami Terkenal di Indonesia

Novel adalah karya sastra yang sangat digemari oleh para pencintanya, khususnya karya novel yang akan saya bahas di sini, yaitu novel yang bernuansa islami. Di negeri ini banyak novel-novel islami yang populer dan diantara novel-novel tersebut sudah dibuat dalam versi filmnya.

Dibalik kesuksesan sebuah novel, tentunya ada sosok yang bekerja keras dalam membuat karya sastra ini, yaitu penulisnya atau sering disebut juga seorang novelis.  Adapun  5 penulis novel  Islami yang terkenal dan sukses berkat karyanya adalah sebagai berikut.

1. Habiburrahman ElShirazy

Habiburrahman El Shirazy (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 30 September 1976) adalah novelis nomor. 1 Indonesia dinobatkan oleh Insani Universitas Diponegoro. Selain novelis, sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hongkong, Taiwan dan Australia.  Karya-karya fiksinya dinilai dapat membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi pembaca.

Karya-karya Habiburrahman Elshirazy :
  • Ayat-Ayat Cinta (Telah dibuat versi filmmnya, 2004)
  • Di Atas Sejadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV) 
  • Pudarnya Pesona Cleopatra 
  • Ketika Cinta Bertasbih (2007)
  • Dalam Mihrab Cinta (2007)
  • Bumi Cinta (2010)
  • The Romance
  • Api Tauhid
  • Ayat-Ayat Cinta 2 (2016)
  • dan lainnya

2. Asma Nadia 

Asma Nadia (lahir di Jakarta, 26 Maret 1972) adalah penulis Indonesia. Ia aktif menulis dan mempublikasi karyanya semenjak ia lulus dari SMA 1 Budi Utomo, Jakarta. Sasarannya adalah berbagai majalah keislaman. Ia juga menulis lirik sejumlah lagu, misalnya yang dinyanyikan oleh kelompok Snada dan Gradasi, serta sempat memiliki tim sendiri bersama Nasyid Bestari.

Karya-karya Asma Nadia :
  • Assalamualaikum Beijing
  • Salon Kepribadian
  • Derai Sunyi, novel, mendapat penghargaan Majelis Sastra Asia Tenggara (MASTERA)
  • Preh (A Waiting), naskah drama dua bahasa, diterbitkan oleh Dewan Kesenian Jakarta
  • Cinta Tak Pernah Menar, kumpulan cerpen, meraih Pena Award
  • Rembulan di Mata Ibu (2001), novel, memenangkan penghargaan Adikarya IKAPI sebagai buku remaja terbaik nasional
  • Dialog Dua Layar, memenangkan penghargaan Adikarya IKAPI, 2002
  • 101 Dating meraih penghargaan Adikarya IKAPI, 2005
  • Jangan Jadi Muslimah Nyebelin!, nonfiksi, best seller.
  • Emak Ingin Naik Haji: Cinta Hingga Ke Tanah Suci (AsmaNadia Publishing House)
  • Jilbab Traveler (AsmaNadia Publishing House)
  • Muhasabah Cinta Seorang Istri
  • Catatan hati bunda
  • Catatan Hati Seorang Istri (CHSI), nonfiksi, Dijadikan sinetron dengan judul yang sama di RCTI
  • dan lainnya

3. Tere Liye

Tere Liye (lahir di Sumatera Selatan, Indonesia, 21 Mei 1979) dikenal sebagai penulis novel. Beberapa karyanya yang pernah diangkat ke layar kaca yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah. Meskipun dia bisa meraih keberhasilan dalam dunia literasi Indonesia, kegiatan menulis cerita sekedar menjadi hobinya saja karena setiap hari harus bekerja di kantor sebagai seorang akuntan.  Nama “Tere Liye” merupakan nama pena dari seorang novelis yang nama aslinya adalah Darwis. Darwis tumbuh di Sumatera Pedalaman. Ia berasal dari keluarga sederhana yang orang tuanya berprofesi sebagai petani biasa. Darwis Tere Liye meyelesaikan masa pendidikan dasar sampai SMP di SDN2 dan SMN 2 Kikim Timur, Sumatera Selatan. Kemudian melanjutkan ke SMUN 9 bandar lampung. Setelah selesai di Bandar lampung, ia meneruskan ke Universitas Indonesia dengan mengambil fakultas Ekonomi.   
Karya-Karya Darwis Tere Liye
  • Hafalan Shalat Delisa (Penerbit Republika, 2005)
  • Moga Bunda Disayang Alloh (Penerbit Republika, 2005)
  • Bidadari – Bidadari Surga (Penerbit Republika, 2008)
  • Pulang (2016)
  • Hujan (2016)
  • dan lainnya

4. Helvy Tiana Rosa

Helvy Tiana Rosa (lahir di Medan, Sumatera Utara, 2 April 1970) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui karya-karyanya berupa puisi, cerita pendek, novel, dan esai sastra yang dimuat di berbagai media massa. Helvy merupakan pendiri Forum Lingkar Pena, Teater Bening, dan majalah Annida. Helvy adalah salah satu akademikus di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta.

Karya-karya Helvy Tiana Rosa
  • Ketika Mas Gagah Pergi (1997)
  • Akira, Muslim Watashi Wa (2000)
  • Catatan Pernikahan (2008)
  • Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali (2011)
  • dan lainnya

5. Ahmad Fuadi 

Ahmad Fuadi (lahir di Bayur Maninjau, Sumatera Barat, 30 Desember 1972) adalah novelis, pekerja sosial dan mantan wartawan dari Indonesia. Novel pertamanya adalah novel Negeri 5 Menara yang merupakan buku pertama dari trilogi novelnya.

Karya-Karya Ahmad Fuadi
  • Negeri 5 Menara (2009)
  • Ranah Tiga warna (2011)
  • Berjalan Menebus Batas (2012)
  • Rantau Satu Muara (2013)
  • dan lainnya

5 Penulis Novel Islami Terkenal di Indonesia

Nah, itulah para Penulis Novel Islami Terkenal di Indonesia, semoga dapat menginspirasi sobat untuk terus berkarya dan  memberi manfaat kepada orang lain. Atau minimal dapat menumbuhkan minat membaca yang lebih besar agar pengetahuan semakin luas.