27 Februari 2014

Sejarah Rohis Smanja (SMAN 1 Jawilan)

Dalam postingan ini saya akan berbagi mengenai sejarah berdirinya ROHIS di SMAN 1 JAWILAN, yang juga merupakan tempat saya menimba ilmu. Sebelum ke sejarah terbentuknya organisasi ROHIS atau Rohani Islam di sekolah ini, sedikit saya kenalkan juga bahwa SMAN 1 JAWILAN sendiri berdiri sejak tahun 1996. Terletak di Desa Jawilan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang - Banten. 

Sejarah Rohani Islam di SMAN 1 Jawilan

Pada tahun 1997 adalah Cikal bakal terbentuknya Rohis di SMAN 1 Jawilan. Diawali oleh keinginan salah satu guru di sekolah ini untuk sekedar berkumpul bersama, dan berharap lebih dekat dengan murid-muridnya. Beliau adalah Pak Budi. Atas kepeduliaanya itu beliau mengajak sebagian murid-muridnya untuk belajar matematika bersamanya setelah pulang sekolah. Maklumlah beliau adalah seorang guru matematika saat itu.  Dari belajar ilmu matematika bersama, sampai belajar ilmu agama bersama. Dari situlah Pak Budi berpikir bahwa menjadikan muridnya pintar saja tidak cukup. Selain pintar seorang pelajar juga harus bermoral atau memiliki akhlak yang mulia. Dan mempunyai akidah yang murni tanpa di campur adukan dengan tradisi kesyirikan seperti pergi ke dukun,  percaya kekuatan benda seperti keris, cincin dan tradisi kesyirikan lainnya. Jadi, walaupun beliau mengajar matematika tapi beliau tak lupa meyisipkan ajaran agama kepada murid-muridnya.

Sejarah Rohis Smanja (SMAN 1 Jawilan)
Rohis SMAN 1 JAWILAN angkatan 2012-2013

Sebagai sekolah negeri, ilmu agama sangat terbatas diajarkan di sekolah ini. Maka dibentuklah kegiatan ta'lim pekanan atas ide Pak Budi untuk menambah ilmu keislaman para siswa-siswinya. Kegiatan ini dikoordinatori oleh OSIS bidang Keagamaan. Semenjak tahun 1997 kegiatan kegiatan ta'lim ini rutin dilaksanakan setiap minggunya. Akhirnya pada tahun 1999 dibentuklah organisai RISMU (Remaja Islam SMU) dengan ketuanya  yaitu Abdul Latif yang juga menjabat sebagai ketua koordinator bidang keagmaan di OSIS dan yang menjadi pembinannya sendiri adalah Pak Budi. Setelah resmi dibentuk, organisai RISMU ini pun terus mengadakan kegiatan islami, sosial dan kegiatan yang bermanfaat lainnya.

Sebagai sekolah negeri, pada saat itu sebagian Ibu guru  dan siswi yang muslim di sekolah ini tidak berjilbab. Sebagimana kita tahu bahwa mengenakan jilbab (menutup aurat) adalah wajib dalam Islam. Inilah yang menjadi tugas pengurus RISMU, bagaimana caranya agar wajib jilbab diterapkan di sekolah  ini bagi perempuan yang muslim. 

Pada tahun 2000, tepatnya di saat musim regenerasi atau pergantian kepengurusan baru organisasi dan ekstrakurikuler di sekolah ini. RISMU memiliki harapan agar pengurusnya masuk atau ada di setiap organisasi dan ekstrakurikuler di sekolah ini. seperti OSIS, PRAMUKA, PMR, Teater, Mading, Basket, Futsal/Sepak Bola dan yang lainnya. Berharap agar ada yang menyeru dalam kebaikan dan menerapkan dasar keislaman di dalamnya. Pada tahun itu pula RISMU berganti kepengurusan, Abdul Latif digantikan oleh Ajiji selaku ketua (Saat ini menjadi guru sekaligus murabbi Rohis di SMAN 1 Jawilan) dan Pak Budi Mulyono, S.Pd  (Saat ini menjadi guru di SMAN 6 Tangerang) digantikan oleh Pak Drs. Rahmat Urip selaku pembina Rohis.
Sejarah Rohis Smanja (SMAN 1 Jawilan)
LOGO/Lambang ROHIS SMAN 1 JAWILAN
Facebook : Rohis.smanja.serang
Twitter : @rismanja
Instagram : @rohissmanjaserang

Jadilah yang Terdepan dan Buatlah Perubahan!. Susah rasanya merubah dunia ini jika kita bukan siapa-siapa, sehingga kita hanya dipandang sebelah mata.  Akhirnya pada tahun 2000, ROHIS itulah yang menjadi garda terdepan di sekolah ini. Hampir para ketua organisasi maupun ekstrakurikuler,  termasuk yang menjadi ketua OSIS adalah dari pengurus ROHIS.  Seiring dengan berjalannya waktu, akhirnya perjuangan pengurus ROHIS terbayar juga dengan kesuksesannya menerapkan wajib jilbab  untuk seluruh warga muslimah di sekolah ini.

Semenjak tahun 2006 RISMU berganti nama menjadi RISMANJA (Remaja Islam SMAN 1 Jawilan). Meskipun tidak memakai embel-embel Rohis pada penamaan organisasi ini. 
Tapi RISMANJA adalah ROHIS.
Sekali ROHIS tetap ROHIS! Allahu Akbar!